Mengenal Terapi untuk Anak Berkebutuhan Khusus – Pernah dengar anak berkebutuhan spesial melakukan rehabilitasi? Sebenarnya, sebutan ini digunakan untuk menggambarkan proses terapi. Perihal ini dicoba untuk mengembalikan sesuatu fungsi yang seharusnya dimiliki seseorang. kenali jenis terapi untuk anak berkebutuhan khusus.
Mengenal Terapi untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Kenapa terapi diperlukan? Sesungguhnya, masa anak- anak merupakan tahap yang kritis untuk proses pertumbuhan serta perkembangan. Baik secara fisik atau mentalnya. Untuk mengurangi gangguan kesehatan serta kelainan fungsi, dokter umumnya menganjurkan untuk melaksanakan terapi. Secara umum, terapi untuk anak berkebutuhan khusus dibagi menjadi dua, ialah terapi fisik serta mental. Berikut ini beberapa terapi anak berkebutuhan khsusus yang perlu Kamu tahu.
- Terapi Fisik
Terapi jenis sebenarnya bermanfaat untuk menangani kekurangan fisik serta juga kendala pada gerakan. Terapi fisik ini dibagi jadi dua tipe. Ada yang dikenal terapi fisik pasif. Umumnya, gerakan fisik dilakukan oleh bantuan terapis. Sebaliknya terapi fisik aktif, gerakannya dilakun sendiri oleh pasien terapi.
Dalam terapi raga ini, penderita dapat melaksanakan perlawanan aksi kepada terapis untuk menguatkan bagian otot khusus. Biasanya, anak dengan cerebral palsy ataupun polio umumnya dianjurkan melaksanakan terapi fisik aktif untuk mengembalikan fungsi geraknya.
- Terapi Kognitif Perilaku
Biasanya, anak autisme mempunyai gangguan kognitif serta komunikasi. Gangguan inilah yang menimbulkan anak autisme sulit menyampaikan perasaannya. Perihal ini kemudian membuat mereka stres serta mengalami tantrum. Ternyata, perihal itu dapat dikurangi dengan melaksanakan terapi.
Terapi yang dimaksud disebut Cognitive Behaviorial Therapy (CBT). Ini ialah bentuk psikoterapi yang bermanfaat untuk mengubah pola pikir serta perilaku anak berkebutuhan khusus. Apabila dilakukan secara rutin, anak autis dapat lebih stabil emosinya serta perlahan belajar menyampaikan perasaannya.
- Terapi Wicara
Salah satu terapi yang kerap dilakukan untuk anak berkebutuhan khusus yakni terapi bicara. Terutama untuk anak Kamu yang mengalami masalah komunikasi ataupun berbicara. Gimana caranya terapi ini dilakukan?
Terapi ini fokus kepada melatih kemampuan anak berbicara, melatih otot mulut, lidah, serta tenggorokan. Triknya dengan mengajak si Kecil meniup, menirukan suara, apalagi berlatih bahasa isyarat. Anak yang hadapi cerebral palsy, bisu, tuli, serta juga autisme.
- Terapi Okupasi
Menurut jurnal Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus oleh Dinie Ratri Desiningrum, terapi okupasi merupakan terapi untuk melatih bagian motorik halus Anak. Caranya dengan melakukan gerakan presisi. Misalnya, mengancingkan baju, menulis, memegang sendok untuk makan, ataupun mandi.
Kemampuan ini diperlukan untuk aktivitas sehari- hari sehingga penting untuk kemandirian serta kualitas hidup anak. Terapi okupasi sering diterapkan pada anak dengan sindroma down.
- Terapi Bermain
Terapi bermain dicoba dengan cara membiarkan anak bermain dalam ruangan yang nyaman serta aman tanpa ada batasan. Perihal ini ditujukan supaya anak bisa mengekspresikan dirinya. Setidaknya bisa menyampaikan perasaan.
Sehabis itu, anak berkebutuhan khusus belajar untuk analisis serta menyelesaikan masalah yang diberikan dalam permainan. Umumnya, terapis akan memberikan perintah mulai dari yang mudah sampai sulit. Terapi ini umumnya diserahkan pada anak dengan gangguan komunikasi semacam autisme ataupun sindroma down.
- Terapi Sensori Integrasi
Terapi sensori integrasi menggunakan panca indera anak berkebutuhan khusus. Terutama keseimbangan, sentuhan, serta kesadaran akan posisi serta gerak tubuh. Terapi ini bertujuan membantu anak dengan gangguan belajar, perkembangan, serta perilaku. Terapi untuk anak berkebutuhan spesial sebenarnya sangat banyak jenisnya. Pemilihan terapi perlu disesuaikan dengan situasi setiap anak. Janganlah ragu untuk konsultasikan kondisi anak pada dokter spesialis anak.




