Mengapa Faktor Lingkungan Bisa Memicu Autisme – Gangguan autisme pada perkembangan dapat membuat anak sulit untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan berperilaku seperti anak-anak pada umumnya. Gejala autisme umumnya dapat didiagnosis pertama kali pada tahun pertama, atau mungkin pada awal masa kanak-kanak. Lantas, apa penyebab autisme pada anak?

Sebenarnya penyebab autisme pada anak belum diketahui secara pasti. Beberapa ahli menduga bahwa gangguan perkembangan ini disebabkan oleh cacat atau mutasi pada gen yang mengatur perkembangan otak dan sel-sel di dalamnya. Namun, ada juga faktor lain yang diduga menjadi penyebab autisme. Salah satunya adalah faktor lingkungan.

Mengapa Faktor Lingkungan Bisa Memicu Autisme

Faktor lingkungan diyakini berkontribusi terhadap perkembangan autisme pada anak. Masalah yang terjadi atau obat-obatan yang diminum selama kehamilan menjadi pemicu utamanya. Obat-obatan yang dikatakan meningkatkan risiko autisme pada anak-anak termasuk thalidomide dan asam valproat.

Thalidomide adalah obat yang biasa digunakan untuk mencegah pembengkakan dan peradangan akibat penyakit tertentu, serta untuk mencegah berkembangnya jenis kanker tertentu. Sementara itu, asam valproat adalah obat yang biasa digunakan untuk mengobati kejang, gangguan mental, dan migrain. Obat ini dapat mengganggu perkembangan otak janin.

Faktor-Faktor Lain yang Dapat Menyebabkan Autisme

Selain faktor lingkungan, ada beberapa faktor lain yang mungkin berperan dalam penyebab autisme atau dapat meningkatkan risikonya, yaitu:

  1. Faktor Genetik

Autisme cenderung menurun dalam keluarga dan kemungkinan besar diturunkan dari orang tua ke anak. Misalnya, jika salah satu orang tua menderita autisme, anak tersebut mungkin juga menderita autisme.

Jika seorang anak didiagnosis dengan autisme, adiknya juga lebih mungkin untuk mengembangkan autisme. Hal ini karena gen yang diturunkan dari orang tua merupakan salah satu faktor utama yang membuat seseorang lebih berisiko mengalami kondisi ini. Namun, para ilmuwan masih bekerja keras untuk mencari tahu dengan tepat gen mana yang bertanggung jawab menyebabkan autisme pada anak-anak.

Dalam beberapa kasus, autisme dapat dikaitkan dengan kondisi genetik seperti sindrom X rapuh atau tuberous sclerosis. Sindrom Fragile X adalah kondisi genetik yang dapat menyebabkan masalah perkembangan, terutama gangguan kognitif. Sedangkan tuberous sclerosis adalah kelainan genetik langka yang menyebabkan tumor non-kanker berkembang di berbagai bagian tubuh seperti otak, kulit, ginjal, jantung, mata, dan paru-paru.

  1. Masalah kesehatan tertentu

Masalah kesehatan tertentu juga dapat dikaitkan dengan penyebab autisme pada anak-anak. Kondisi yang dimaksud adalah:

  • Sindrom Down. Kelainan genetik yang menyebabkan keterlambatan perkembangan, ketidakmampuan belajar, dan fitur fisik abnormal.
  • Distrofi otot. Sekelompok kelainan genetik yang menyebabkan kelemahan otot progresif dan hilangnya massa otot.
  • Palsi serebral. Penyakit kronis pada otak dan sistem saraf yang menyebabkan masalah dengan gerakan dan koordinasi.

Kondisi ini bisa sulit untuk dicegah. Namun, Moms tetap bisa mengupayakan agar si kecil terlahir sehat dengan memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan makanan, banyak istirahat dan menerapkan gaya hidup sehat. Jangan lupa untuk memeriksakan kehamilan Anda secara rutin ke dokter kandungan. Agar lebih mudah, unduh dan gunakan aplikasi Halodoc untuk membuat janji dengan dokter kandungan di rumah sakit.

  1. Lahir dari Kehamilan di Usia Tua

Sebuah penelitian melaporkan bahwa usia ibu hamil berdampak pada peningkatan risiko autisme pada anak. Ibu di atas usia 40 tahun memiliki risiko 51 persen memiliki anak autis. Angka ini 2 kali lebih besar dibandingkan pada wanita yang hamil sekitar usia 25 tahun.

Ada kemungkinan usia ibu mempengaruhi gen keturunan dan perkembangan otak bayi dalam kandungan. Jadi, jika Anda hamil di usia yang lebih tua, selalu konsultasikan ke dokter untuk memantau perkembangan dan kesehatan janin dalam kandungan.

Mungkin hanya ini informasi yang dapat kami berikan semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi Anda semua. Untuk informasi lainnya Anda bisa kunjungi blog kami dan jika ada yang ingin ditanyakan jangan ragu untuk berkomentar di kolom komentar yang tersedia dibawah ini.