Stimulasi Dengan Terapi Snoezelen – Snoezelen berasal dari 2 kata: snoeffelen (mengendus): bau, aktif, dinamis; dan tertidur (bulu) tidur siang sebentar, rileks dengan nyaman. Dengan kata lain, istilah Snoezelen adalah lingkungan atau tempat yang mengembangkan perasaan multisensori melalui relaksasi.

Stimulasi Dengan Terapi Snoezelen

Terapi snoezelen adalah kegiatan yang dirancang untuk mempengaruhi sistem saraf pusat dengan memberikan rangsangan yang cukup untuk sistem sensorik primer dan sekunder. Rangsangan primer atau reseptor sensorik eksternal adalah visual (penglihatan), auditory (pendengaran), olfactory (penciuman), taste (rasa/rasa), tactile (sentuhan). Rangsangan sekunder atau reseptor sensorik internal adalah vestibular (keseimbangan) dan proprioseptif (kesadaran diri terhadap lingkungan atau kesadaran akan orientasi spasial).

Penglihatan atau Sight

Penglihatan tergantung pada terang dan gelap, bentuk dan sudut. Warna dan bayangan memberikan stimulasi dan kesenangan. Dalam hal ini, tidak ada gambar yang diperlukan untuk pemahaman kecuali untuk tutorial. Alternatif warna dasar dinilai cukup baik. Kombinasi pencahayaan dan gambar visual yang ditampilkan menghasilkan efek yang bervariasi untuk menciptakan perasaan hangat dan sejuk. Sehingga anak berkebutuhan khusus tertarik, merasa senang, rileks dan terangsang.

5 warna dibagi menjadi 2 kategori, yaitu:

  • Warm Colort: merah, oranye dan kuning. Merah adalah warna yang cerah, dapat meningkatkan aktivitas otak dan tonus otot serta dapat memberikan rasa hangat. Warna jingga memiliki efek yang sama dengan merah namun lebih ringan, aktif, energik dan dapat mengurangi efek depresi. Warna kuning memiliki efek yang sama dengan merah dan oranye, tetapi warna yang paling ringan dan stabil, meningkatkan kinerja dan konsentrasi diri. (Ada penelitian bahwa ayam bertelur lebih banyak di bawah cahaya kuning.
  • Cool Color: warna hijau, biru dan lembut. Biru akan menurunkan detak jantung, tekanan darah dan laju pernapasan hingga 20 persen, serta untuk relaksasi dan meditasi. Warna hijau memberikan efek perasaan tenang, tenang dan sejuk, serta mengurangi hormon stres dalam darah serta mengurangi tekanan/ketegangan pada otot.

Pendengaran

Pitch, Tone, Rhythm dan Silence sangat penting. Musik untuk relaksasi adalah hal yang menyenangkan. Anak berkebutuhan khusus membutuhkan ritme yang sederhana agar anak berkebutuhan khusus lebih rileks.

Rangsangan pendengaran terdiri dari:

  • Musik lembut: terasa hangat, nyaman, aman dan santai
  • Musik ceria: ceria, merangsang gerakan aktif dan dinamis.

Musik juga tergantung pada ritme, harmoni, dinamika, kenyaringan dan kelembutan. Diketahui dari hasil penelitian bahwa Corpus Callosum (serat putih besar yang menyatukan dua bagian otak besar pada manusia) lebih tebal untuk musisi.

Sensor sentuh / Taktil / Peraba

Sangat penting untuk menawarkan permukaan yang berbeda untuk merangsang sensor sentuh/sentuh: kasar, lembut, basah, kering, hangat dan dingin. Kontak melalui sentuhan (sensory touch) antara terapis dan anak sangat diperlukan. Meskipun terapis tidak berbicara, sentuhan akan menjadi bentuk kontak antara terapis dan anak. Dengan sentuhan terapis, mereka akan menunjukkan rasa kepedulian terhadap anak dan anak akan merasa aman dan nyaman.

Penciuman

Stimulasi sensor olfaktorius berpengaruh besar terhadap hasil terapi snoezel, meskipun terkadang sensor tersebut jarang digunakan. Wewangian atau wewangian akan mampu menciptakan kenangan yang sangat kuat.

Stimulasi penciuman meliputi:

  • Peppermint dapat mendorong inspirasi lebih lama (napas dalam dan santai).
  • Bunga mawar dapat menekan kecemasan dan memberikan perasaan positif.
  • Nilam (sejenis minyak nabati) dapat meningkatkan sikap jahiliyah dan memudahkan anak untuk diawasi/diawasi.
  • Camellia bisa menenangkan.
  • Lavender juga dapat menenangkan dan menjaga fokus/perhatian.
  • Eucalyptus dapat meningkatkan kewaspadaan.
  • Jasmine dapat mencegah perubahan dari kurang sensitif menjadi terlalu sensitif dan sebaliknya.
  • Kemangi (basil/basil) dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Terapi snoezelen umumnya dilakukan di ruangan terpisah yang dirancang khusus untuk menciptakan suasana yang bersahabat, menyenangkan dan rekreatif bagi anak berkebutuhan khusus. Lingkungan Snoezelentherapie harus aman dan tidak mengancam. Anak-anak dan orang dewasa yang menjalani terapi sensorik dapat menikmati stimulasi lembut dari sistem sensorik primer dan sekunder mereka. Mereka akan mengalami kontrol diri yang lebih baik, lebih percaya diri dan lebih sedikit stres.

Manfaat Terapi Snoezelen Bagi Anak:

  • kesempatan untuk relaksasi, eksplorasi dan ekspresi diri.
  • menerima rangsangan dasar yang terkadang tidak didapatkan.
  • sebagai kegiatan bagi anak-anak yang kesadarannya terhadap lingkungannya sudah menurun.
  • perhatian individual.
  • membangun kepercayaan antara terapis dan anak.