Deteksi dini Tumbuh Kembang Anak – Setiap orang tua tentu menginginkan agar anaknya dapat tumbuh kembang optimal, yaitu agar anaknya dapat mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang terbaik sesuai dengan potensi genetik yang ada pada anak tersebut.

Hal ini dapat tercapai apabila kebutuhan dasar anak (asah, asih, dan asuh) terpenuhi yang mencakup dari perhatian lebih, kasih sayang, gizi, kesehatan, penghargaan, pengasuhan, rasa aman / perlindungan, partisipasi, stimulasi dan pendidikan. Kebutuhan dasar tersebut harus dipenuhi sejak dini, bahkan sejak bayi berada dalam kandungan. Nah, dalam artikel ini kita akan membahas mengenai pemantauan tumbuh kembang dan deteksi dini penyimpangan perkembangan anak.

Deteksi dini Tumbuh Kembang Anak

Tujuan mengerti tumbuh kembang anak adalah agar anak tumbuh dan berkembang seoptimal mungkin baik dari sisi fisik, mental dan sosial dengan deteksi dini setiap kelainan tumbuh kembang, melakukan penanganan yang efektif dan komprehensif serta melakukan langkah pencegahan penyimpangan tumbuh kembang.

Istilah tumbuh kembang sebenarnya mencakup dua peristiwa yang sifatnya berbeda, tetapi saling berkaitan dan sulit dipisahkan, yaitu pertumbuhan dan perkembangan.

Menurut Soetjiningsih, pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar jumlah, ukuran atau dimensi tingkat sel, organ maupun individu, yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram, kilogram), ukuran panjang (cm,meter), umur tulang dan keseimbangan metabolik; sedangkan perkembangan (development) adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses pematangan.

Menurut Depkes RI, pertumbuhan adalah bertambah banyak dan besarnya sel seluruh bagian tubuh yang bersifat kuantitatif dan dapat diukur, sedangkan perkembangan adalah bertambah sempurnanya fungsi dari alat tubuh. Menurut Markum dkk, pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah ukuran atau dimensi tingkat sel, organ maupun individu; perkembangan lebih menitikberatkan aspek perubahan bentuk atau fungsi pematangan organ atau individu, termasuk perubahan aspek sosial atau emosional akibat pengaruh lingkungan.

Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita.Dalam perkembangan anak terdapat masa kritis, dimana diperlukan rangsangan/stimulasi yang berguna agar potensi berkembang, sehingga perlu mendapat perhatian.

Apa saja yang perlu dinilai untuk melihat perkembangan anak?

Frankenburg dkk. mengemukakan 4 parameter perkembangan yang dipakai dalam menilai perkembangan anak balita yaitu :

  1. Personal Social (kepribadian/tingkah laku sosial).
  2. Fine Motor Adaptive (gerakan motorik halus)
  3. Langauge (bahasa)
  4. Gross Motor (perkembangan motorik kasar)

Apa yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak?

Secara umum terdapat dua faktor utama yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, yaitu :

  • Faktor Genetik
    Faktor genetik merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak. Faktor ini juga merupakan faktor bawaan anak, yaitu potensi anak yang menjadi ciri khasnya. Melalui genetik yang terkandung di dalam sel telur yang telah dibuahi, dapat ditentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan. Hal ini ditandai dengan intensitas dan kecepatan pembelahan, derajat sensitivitas jaringan terhadap rangsangan, umur pubertas dan berhentinya pertumbuhan tulang.
  • Faktor Lingkungan
    Lingkungan merupakan faktor yang sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan. Faktor ini disebut juga milieu merupakan tempat anak tersebut hidup, dan berfungsi sebagai penyedia kebutuhan dasar anak. Lingkungan yang cukup baik akan memungkinkan tercapainya potensi bawaan, sedangkan yang kurang baik akan menghambatnya. Lingkungan merupakan lingkungan ”bio-fisiko-psiko-sosial” yang mempengaruhi individu setiap hari, mulai dari konsepsi sampai akhir hayatnya.

Apabila tumbuh kembang anak Anda mengalami gangguan baik dari sisi fisik, mental dan sosial, Alupstore dapat membantu memberikan terapi dan penanganan secara dini yang dilakukan secara terpadu dengan pre dan post handling assessment oleh Tim Tumbuh Kembang yang profesional dan berpengalaman yang didukung oleh Dokter Spesialis Anak, Rehabilitasi Medik (Fisioterapis, Terapis wicara, okupasi terapis), Ahli gizi dll.

WhatsApp chat